<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Radio Nurussunnah Semarang 107.7 fm</title>
	<atom:link href="http://nurussunnah.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nurussunnah.com</link>
	<description>Menerangi Hidup Dengan Cahaya Sunnah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 May 2012 09:49:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Bukan Orang Yang Gemar Bersenang-Senang</title>
		<link>http://nurussunnah.com/hadits/bukan-orang-yang-gemar-bersenang-senang/</link>
		<comments>http://nurussunnah.com/hadits/bukan-orang-yang-gemar-bersenang-senang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 09:45:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Radio Nurussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[hadits]]></category>
		<category><![CDATA[kata mutiara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurussunnah.com/?p=845</guid>
		<description><![CDATA[عن معاذ ابن جبل أن رسول الله صلى الله عليه وسلم لما بعث به إلى اليمن قال له إياك والتنعم فإن عباد الله ليسوا بالمتنعمين Dari Mu’adz bin Jabal, ketika ia diutus ke Yaman, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam berpesan kepadanya: “Tinggalkanlah sifat gemar bersenang-senang (at tana’um). Karena hamba Allah yang sejati bukanlah orang yang gemar bersenang-senang” [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4 style="text-align: center;">عن معاذ ابن جبل أن رسول الله صلى الله عليه وسلم لما بعث به إلى اليمن قال له إياك والتنعم فإن عباد الله ليسوا بالمتنعمين</h4>
<p style="text-align: center;">Dari Mu’adz bin Jabal, ketika ia diutus ke Yaman, Rasulullah <em>Shallallahu’alaihi Wasallam</em> berpesan kepadanya: “<em>Tinggalkanlah sifat gemar bersenang-senang (at tana’um). Karena hamba Allah yang sejati bukanlah orang yang gemar bersenang-senang</em>” (HR. Ahmad 5/243, 244, Ath Thabrani dalam <em>Musnad Asy Syamiyyin</em> 279, Abu Nu’aim dalam <em>Hilyatul Auliya</em> 5/155)</p>
<p><strong>Derajat Hadits</strong></p>
<p>Al Mundziri berkata: “Semuanya perawi yang dipakai Imam Ahmad dan semuanya tsiqah” (<em>At Targhib Wat Tarhib</em>, 3/170). Al Haitsami berkata: “Semua perawinya tsiqah” (<em>Majma’ Az Zawaid</em>, 10/253). Penilaian beliau berdua diamini oleh Al Albani dalam <em>Silsilah Ahadits Shahihah</em> (1/688).</p>
<p><strong>Faidah Hadits</strong></p>
<ol>
<li>Tercelanya sifat <em>at tana’um, </em>yaitu gemar bersenang-senang dan gemar bernikmat-nikmat dengan hal-hal yang sifatnya duniawi.</li>
<li>Ali Al Qari <em>rahimahullah </em> berkata: “<em>at tana’um </em>adalah berlebihan dalam memuaskan nafsu dalam bentuk selalu berkeinginan merasakan nikmat secara berlebihan, serta selalu merasa tidak pernah puas” (<em>Mirqatul Mafatih</em>, 8/3295).</li>
<li><em>At tana’um </em> adalah lawan dari zuhud.</li>
<li>Bukan berarti bersenang-senang itu terlarang, namun yang demikian bukan lah hal yang selalu dicari dan dikerjakan seorang hamba Allah sejati.</li>
<li>Ali Al Qari <em>rahimahullah </em> menjelaskan hadits ini berkata: “Sesungguhnya hamba Allah yang ikhlas bukanlah orang yang gemar bersenang-senang. Bahkan sifat demikian adalah ciri khas orang kafir, para penggemar maksiat, orang yang lalai dan orang yang jahil. Sebagaimana firman Allah :ذَرْهُمْ يَأْكُلُوا وَيَتَمَتَّعُوا وَيُلْهِهِمُ الْأَمَلُ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ‘<em>Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka)</em>‘ (QS. Al Hijr: 3)<br />
dan juga firman-Nya:</p>
<p>وَالَّذِينَ كَفَرُوا يَتَمَتَّعُونَ وَيَأْكُلُونَ كَمَا تَأْكُلُ الْأَنْعَامُ وَالنَّارُ مَثْوًى لَهُمْ</p>
<p>‘<em>Dan orang-orang kafir bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang. Dan jahannam adalah tempat tinggal mereka</em>‘ (QS. Muhammad: 12),<br />
juga firman-Nya:</p>
<p>إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُتْرَفِينَ</p>
<p>‘<em>Sesungguhnya mereka (penghuni neraka) sebelum itu hidup bermewahan</em>‘ (QS. Al Waqi’ah: 45)” (<em>Mirqatul Mafatih</em>, 8/3295).</li>
<li>Senada dengan beliau, Al Munawi <em>rahimahullah</em> juga berkata: “Sesungguhnya hamba Allah yaitu orang-orang tertentu yang berhiaskan dengan kemuliaan <em>ubudiyah</em>, bukanlah orang yang suka bersenang-senang. Karena bersenang-senang dengan hal yang mubah, walaupun itu boleh, akan membuat seseorang lalai mengingat Allah dan engga bertemu dengan-Nya” (<em>At Taisir Syarh Jami’ Ash Shaghir</em>, 1/402).</li>
<li>Lihatlah Umar bin Khattab <em>Radhiallahu’anhu</em>, begitu zuhudnya sampai-sampai beliau memandang bahwa makan daging itu <em>at tana’um. </em>Suatu kala ketika membeli daging, beliau berkata: “<em>Duhai kemana perginya kebaikan</em>“. Lalu membaca ayat:أَذْهَبْتُمْ طَيِّبَاتِكُمْ فِى حَيَاتِكُمُ الدُّنْيَا وَاسْتَمْتَعْتُم بِهَا“<em>Kamu telah menghabiskan rezekimu yang baik dalam kehidupan duniawimu (saja) dan kamu telah bersenang-senang dengannya</em>” (QS. Al Ahqaf: 20)<br />
Ibnu Bathal berkata: “Umar <em>Radhiallahu’anhu</em> berdalil dengan ayat tersebut bahwa bersenang-senang di dunia dan  bernikmat-nikmat dengan segala kebaikan duniawi akan banyak mengurangi kebaikan akhirat” (<em>Syarh Shahih Bukhari Libni Bathal</em>, 10/157).</li>
<li>Ibnul Jauzi <em>rahimahullah </em>berkata: “Ketahuilah ada 3 bahaya dari sikap gemar bersenang-senang”. Secara ringkas, 3 hal itu adalah:
<ol>
<li>Dunia itu <em>darut taklif</em> (tempat manusia menjalankan tugas-tugas dari Allah) bukan <em>darur raahah</em> (tempat bersantai dan bersenang-senang). Jika seseorang disibukkan dengan bersenang-senang di dunia pasti ia kurang bisa memenuhi tugas-tugasnya.</li>
<li>Bersenang-senang dalam hal makan yaitu terlalu banyak makan, membuat perut kekenyangan akibatnya malas dan akhirnya lalai.</li>
<li>Barangsiapa yang sudah terkait hatinya dengan kesenangan dunia, akan sulit sekali melepasnya. (<em>Kasyful Musykil</em>, 1/92)</li>
</ol>
</li>
<li>Seorang hamba sejati itu sibuk dalam kebaikan dan hal-hal yang bermanfaat. Rasulullah <em>Shallallahu’alaihi Wasallam</em>bersabda:مِنْ حُسْنِ إِسْلَامِ المَرْءِ تَرْكُهُ مَا لَا يَعْنِيهِ“<em>Salah satu tanda baiknya Islam seseorang adalah ia meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya</em>” (HR. Tirmidzi no. 2317, di hasan kan Al Nawawi dalam <em>Al Arba’un</em>).<br />
Rasulullah <em>Shallallahu’alaihi Wasallam</em> juga bersabda:</p>
<p>احرص على ما ينفعك واستعن بالله . ولا تعجز</p>
<p>“<em>Bersemangatlah dalam hal yang bermanfaat bagimu, dan mintalah pertolongan kepada Allah, serta janganlah malas</em>” (HR. Muslim no.2664)</li>
<li>Seorang hamba sejati senantiasa sibuk dalam kebaikan sampai ajal menjemputnya. Mi’sar bin Kiddam <em>rahimahullah </em>berkata لاَ تَقْعُدُوا فُراغًا فَإِنَّ اْلمَوْتَ يَطْلُبُكُمْ“<em>Janganlah kalian duduk untuk bersantai-santai karena kematian sedang mencarimu</em>” (<em>Thabaqat Kubra Lis Sya’rani</em>, 1/49).<br />
Seorang lelaki dari Khurasan datang untuk bertanya-tanya kepada Imam Ahmad <em>rahimahullah </em>:</p>
<p>قِيْلَ لِلإمَام أَحْمَدَ: مَتىَ يَجِدُ اْلعَبْدُ طَعْمَ الرَّاحَةِ ؟ فَقَالَ: عِنْدَ أّوَّلِ قَدَمٍ يَضَعُهاَ فِيْ اْلجَنَّةِ.</p>
<p>Imam Ahmad ditanya: “Kapan seorang hamba itu beristirahat (dari sibuk berbuat kebaikan)?”. Imam Ahmad menjawab: “<em>Ketika pertama kali telapak kakinya menginjak surga</em>”. (<em>Thabaqat Hanabilah</em>, 1/293)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>artikel : http://kangaswad.wordpress.com/</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurussunnah.com/hadits/bukan-orang-yang-gemar-bersenang-senang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senang Mendengarkan Bacaan al-Qur’an</title>
		<link>http://nurussunnah.com/akhlaq/senang-mendengarkan-bacaan-al-quran/</link>
		<comments>http://nurussunnah.com/akhlaq/senang-mendengarkan-bacaan-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 09:39:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Radio Nurussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurussunnah.com/?p=841</guid>
		<description><![CDATA[Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu, beliau berkata: قَالَ لِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اقْرَأْ عَلَيَّ الْقُرْآنَ» قَالَ: فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ ‍ أَقْرَأُ عَلَيْكَ؟ وَعَلَيْكَ أُنْزِلَ؟ قَالَ: «إِنِّي أَشْتَهِي أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْ غَيْرِي» ، فَقَرَأْتُ النِّسَاءَ حَتَّى إِذَا بَلَغْتُ: {فَكَيْفَ إِذَا جِئْنَا مِنْ كُلِّ أُمَّةٍ بِشَهِيدٍ وَجِئْنَا بِكَ [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud <em>radhiyallahu’anhu</em>, beliau berkata:</p>
<p>قَالَ لِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اقْرَأْ عَلَيَّ الْقُرْآنَ» قَالَ: فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ ‍ أَقْرَأُ عَلَيْكَ؟ وَعَلَيْكَ أُنْزِلَ؟ قَالَ: «إِنِّي أَشْتَهِي أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْ غَيْرِي» ، فَقَرَأْتُ النِّسَاءَ حَتَّى إِذَا بَلَغْتُ: {فَكَيْفَ إِذَا جِئْنَا مِنْ كُلِّ أُمَّةٍ بِشَهِيدٍ وَجِئْنَا بِكَ عَلَى هَؤُلَاءِ شَهِيدًا} [سورة: النساء، آية رقم: 41] رَفَعْتُ رَأْسِي، أَوْ غَمَزَنِي رَجُلٌ إِلَى جَنْبِي، فَرَفَعْتُ رَأْسِي فَرَأَيْتُ دُمُوعَهُ تَسِيلُ</p>
<p>Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>berkata kepadaku, <em>“Bacakanlah kepadaku al-Qur’an.”</em> Ibnu Mas’ud berkata: Aku katakan, <em>“Wahai Rasulullah! Apakah saya akan membacakannya kepadamu sementara ia diturunkan kepadamu?”</em>. Beliau menjawab, <em>“Aku senang mendengarnya dari orang selain diriku.”</em> Maka aku pun membacakan surat an-Nisaa’, ketika sampai pada ayat [yang artinya], <em>“Bagaimanakah jika [pada hari kiamat nanti] Kami datangkan dari setiap umat seorang saksi, dan Kami datangkan engkau sebagai saksi atas mereka.”</em> (<strong>QS. an-Nisaa’: 41</strong>). Aku angkat kepalaku, atau ada seseorang dari samping yang memegangku sehingga aku pun mengangkat kepalaku, ternyata aku melihat air mata beliau mengalir (<strong>HR. Bukhari [4582] dan Muslim [800]</strong>)</p>
<p>–</p>
<p>Hadits yang agung ini memberikan pelajaran kepada kita untuk memiliki rasa senang dan menikmati bacaan al-Qur’an yang dibacakan oleh orang lain. Oleh sebab itu Imam Bukhari juga mencantumkan hadits ini di bawah judul bab ‘Orang yang senang mendengarkan al-Qur’an dari selain dirinya’ (lihat <em>Fath al-Bari</em> [9/107]). an-Nawawi <em>rahimahullah</em> berkata,<em>“Ada beberapa pelajaran dari hadits Ibnu Mas’ud ini, di antaranya; anjuran untuk mendengarkan bacaan [al-Qur'an] serta memperhatikannya dengan seksama, menangis ketika mendengarkannya, merenungi kandungannya. Selain itu, hadits ini juga menunjukkan dianjurkannya meminta orang lain untuk membacanya untuk didengarkan, dalam keadaan seperti ini akan lebih memungkinkan baginya dalam mendalami dan merenungkan isinya daripada apabila dia membacanya sendiri. Hadits ini juga menunjukkan sifat rendah hati seorang ulama dan pemilik kemuliaan meskipun bersama dengan para pengikutnya.”</em> (<em>al-Minhaj</em> [4/117])</p>
<p>Hadits ini juga menunjukkan bahwa salah satu ciri orang soleh adalah bisa menangis ketika mendengar bacaan al-Qur’an. Imam Bukhari mencantumkan hadits ini di bawah judul bab ‘Menangis tatkala membaca al-Qur’an’ (lihat <em>Fath al-Bari</em> [9/112]). Lantas, apakah yang mendorong Rasul <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> menangis ketika mendengar ayat di atas? Ibnu Hajar <em>rahimahullah</em> berkata, <em>“Yang tampak bagi saya, bahwasanya beliau [Nabi] menangis karena sayangnya kepada umatnya. Sebab beliau mengetahui bahwa kelak beliau pasti menjadi saksi atas amal mereka semua, sedangkan amal-amal mereka bisa jadi tidak lurus (amalan yang tidak baik) sehingga membuat mereka berhak untuk mendapatkan siksaan, Allahu a’lam.”</em> (<em>Fath al-Bari</em> [9/114])</p>
<p>Namun, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan bahwa menangis tatkala membaca al-Qur’an harus dilandasi dengan keikhlasan. Bukan karena ingin mendapatkan pujian dan sanjungan. Oleh sebab itu, Imam Bukhari mengiringi bab tadi [menangis tatkala membaca al-Qur'an] dengan bab ‘Dosa orang yang membaca al-Qur’an untuk mencari pujian (riya’), mencari makan, atau menyalah gunakannya untuk berbuat jahat/dosa’ (lihat <em>Fath al-Bari</em>[9/114]).</p>
<p>Dan yang lebih utama lagi adalah menangis tatkala sendirian. Sebagaimana disebutkan dalam <a href="http://muslim.or.id/hadits">hadits</a> yang menceritakan 7 golongan yang mendapatkan naungan Allah pada hari kiamat, yang salah satunya adalah, <em>“Seorang lelaki yang mengingat Allah dalam keadaan sendirian lantas berlinanglah air matanya.”</em> (<strong>HR. Bukhari [660] dan Muslim [1031]</strong>). an-Nawawi <em>rahimahullah</em> berkata, <em>“Hadits ini menunjukkan keutamaan menangis karena takut kepada Allah ta’ala dan keutamaan amal ketaatan yang rahasia/tersembunyi karena kesempurnaan ikhlas padanya, Allahu a’lam.”</em> (<em>al-Minhaj</em> [4/354])</p>
<p>Satu pelajaran lagi yang mungkin bisa ditambahkan di sini, adalah keutamaan belajar bahasa arab. Karena dengan memahami bahasa arab akan lebih memudahkan dalam menghayati kandungan al-Qur’an. Oleh sebab itu hendaknya kita lebih bersemangat lagi dalam mempelajari bahasa arab dan mengkaji <a href="http://muslim.or.id/tafsir">tafsir</a> al-Qur’an. <em>Allahu a’lam</em>.</p>
<p>—</p>
<p>Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi<br />
Artikel <a href="http://muslim.or.id/">Muslim.Or.Id</a></p>
<p id="credit">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurussunnah.com/akhlaq/senang-mendengarkan-bacaan-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sekolah Islam Nurus Sunnah</title>
		<link>http://nurussunnah.com/info-pesantren/sekolah-islam-nurus-sunnah/</link>
		<comments>http://nurussunnah.com/info-pesantren/sekolah-islam-nurus-sunnah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Apr 2012 17:14:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Radio Nurussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info Pesantren]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurussunnah.com/?p=817</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#160; Visi Sekolah Islam Nurus Sunnah menjadi sekolah yang unggul dalam prestasi dan berakhlaq mulia berdasarkan Al Qur’an dan As Sunnah Misi Menyelenggarakan pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Menyelenggarakan pendidikan yang membangun multi intelegensi dan mengembangkan potensi siswa. Tujuan Membentuk anak yang memiliki dasar-dasar iman dan taqwa kepada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://vectorise.net/vectorworks/logos/Islamic/download/Bismillah%2006.png" alt="" width="350" height="143" /></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Visi</strong></p>
<p>Sekolah Islam Nurus Sunnah menjadi sekolah yang unggul dalam prestasi dan berakhlaq mulia berdasarkan Al Qur’an dan As Sunnah</p>
<p><strong>Misi</strong></p>
<ol>
<li>Menyelenggarakan pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.</li>
<li>Menyelenggarakan pendidikan yang membangun multi intelegensi dan mengembangkan potensi siswa.</li>
</ol>
<p><strong>Tujuan</strong></p>
<ol>
<li>Membentuk anak yang memiliki dasar-dasar iman dan taqwa kepada Allah Ta’ala.</li>
<li>Membangun dasar intelektualitas afeksi dan ketrampilan anak.</li>
<li>Mempersiapkan anak melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi.</li>
</ol>
<p><strong>Motto</strong></p>
<p>CENdikia TRAmpil BErakhlak muLIA (CENTRA BELIA)</p>
<p><strong>Kurikulum Plus</strong></p>
<p>Aqidah – Akhlak – Al Quran – Hadits – Tarikh – Fiqih – Bahasa Arab – Bahasa Inggris</p>
<p><strong>Pendaftaran</strong></p>
<ul>
<li>Gelombang 1 : 1 April 2012 – 12 Mei 2012</li>
<li>Gelombang 1 : 15 Mei 2012 – 23 Juni 2012</li>
</ul>
<p><strong>Fasilitas</strong></p>
<ol>
<li>Gedung baru yang kondusif dan religius</li>
<li>Antar jemput</li>
<li>Pondok Pesantren</li>
<li>Radio Komunitas Nurus Sunnah</li>
</ol>
<ul>
<li>
<h2><span style="text-decoration: underline;"><br />
</span></h2>
<h2><span style="text-decoration: underline;">PPD SMP 2012-2013</span></h2>
</li>
</ul>
<p><strong>Tempat Pendaftaran</strong></p>
<p>Kampus Sekolah Islam Nurus Sunnah</p>
<p>Jl. Bulusan Utara Raya Semarang</p>
<p>Telpon 024-70797019</p>
<p>Contact Person : Ustdz. Tomo (024-70230530)     Ustdzh. Wasiah (024-70439790)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kunjungi = <a href="http://nurussunnah.org/">http://nurussunnah.org/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurussunnah.com/info-pesantren/sekolah-islam-nurus-sunnah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Download Kajian Nahwu “Tajwid dan Tahsin”</title>
		<link>http://nurussunnah.com/download-kajian-nurussunnah/download-kajian-nahwu-tajwid-dan-tahsin/</link>
		<comments>http://nurussunnah.com/download-kajian-nurussunnah/download-kajian-nahwu-tajwid-dan-tahsin/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Apr 2012 15:46:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Radio Nurussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download Kajian Nurussunnah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurussunnah.com/?p=782</guid>
		<description><![CDATA[Program acara Radio 107.7 Nurussunnah FM pada tiap hari kamis pagi pukul 16.00 WIB yang membahas tentang metode membaca Al-Qur&#8217;an dengan baik dan benar beserta dengan pengucapan makhroj dari tempat keluarnya, yang dibimbing oleh Ustad Subkhi. &#160; Dalam membaca Al-Quran kita wajib membacanya dengan bacaan yang terbaik yang mampu kita laksanakan. Yang dikehendaki dengan bacaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h5></h5>
<p style="text-align: center;">
<div style="text-align: -webkit-auto;"><span style="font-size: 11px;"><strong><img class="aligncenter" src="http://vectorise.net/vectorworks/logos/Islamic/download/Bismillah%2006.png" alt="" width="300" height="122" /></strong></span></div>
<h5>Program acara Radio 107.7 Nurussunnah FM pada tiap hari kamis pagi pukul 16.00 WIB yang membahas tentang metode membaca Al-Qur&#8217;an dengan baik dan benar beserta dengan pengucapan makhroj dari tempat keluarnya, yang dibimbing oleh Ustad Subkhi.</h5>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam membaca Al-Quran kita wajib membacanya dengan bacaan yang terbaik yang mampu kita laksanakan. Yang dikehendaki dengan bacaan yang baik itu ialah membaca Al-Quran dengan bertajwid, kerana Nabi Muhammad S.a.w telah mengajarkan Al-Quran dan membacanya secara bertajwid kepada para Sahabat, kemudian Tabi’in dan Tabi’ Tabi’in, begitu jugalah para Salafus-Soleh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><a class="downloadlink" href="http://nurussunnah.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=5" title=" downloaded 192 times" >Kajian Tahsin Tajwid bab lam ta'rif ust. subkhi (192)</a></li>
<li><a class="downloadlink" href="http://nurussunnah.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=14" title=" downloaded 37 times" >Ust Subkhi , Tajwid - Mad Thobi'i (37)</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurussunnah.com/download-kajian-nurussunnah/download-kajian-nahwu-tajwid-dan-tahsin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penerimaan siswa baru</title>
		<link>http://nurussunnah.com/sekolah/penerimaan-siswa-baru-2/</link>
		<comments>http://nurussunnah.com/sekolah/penerimaan-siswa-baru-2/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Apr 2012 00:31:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Radio Nurussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[SMP]]></category>
		<category><![CDATA[TK]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurussunnah.com/?p=192</guid>
		<description><![CDATA[Insya Alloh pendaftaran siswa baru KB-TK-SD-SMP Islam Nurus Sunnah bisa langsung datang ke kompleks nurussunnah. Alamat : Jl Bulusan Utara Raya rt05 / III kelurahan bulusan kecamatan tembalang (belakang puskesmas bulusan) No telpon : 024 &#8211; 70797019 (flexi) Pendaftaran Sekolah Nurus Sunnah Semarang]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Insya Alloh pendaftaran siswa baru KB-TK-SD-SMP Islam Nurus Sunnah bisa langsung datang ke kompleks nurussunnah.</p>
<p>Alamat : Jl Bulusan Utara Raya rt05 / III kelurahan bulusan kecamatan tembalang (belakang puskesmas bulusan)<br />
No telpon : 024 &#8211; 70797019 (flexi)</p>
<p>Pendaftaran Sekolah Nurus Sunnah Semarang</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurussunnah.com/sekolah/penerimaan-siswa-baru-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Informasi Kajian</title>
		<link>http://nurussunnah.com/informasi-kajian/informasi-kajian/</link>
		<comments>http://nurussunnah.com/informasi-kajian/informasi-kajian/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Apr 2012 12:06:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Radio Nurussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi Kajian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurussunnah.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; _________________NEW____________ &#160; AHAD, 22 April 2012 (UMUM)___ &#8220;Keutamaan Islam&#8221; Pemateri   :Ust Abu Izzi  Waktu        : pukul 08.00WIB - selesai tempat       : Masjid Al Falah Temblng Pesona Asri INFO   (sms)  : 081 225 473 100  &#8221; Utsulus Tsalatsah&#8221; Pemateri   :Ust Abu Hanan Waktu        : pukul 10.00WIB - selesai tempat       :  Masjid Nurusunnah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<h1></h1>
<h1></h1>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<h1>_________________<strong>NEW</strong>____________</h1>
<p>&nbsp;</p>
<h3><span style="color: #0000ff;">AHAD, 22 April 2012 (UMUM)___</span></h3>
<h3><span style="color: #339966;">&#8220;Keutamaan Islam&#8221;</span><br />
<span style="color: #339966;">Pemateri   :Ust Abu Izzi </span><br />
<span style="color: #339966;">Waktu        : pukul 08.00WIB - selesai</span><br />
<span style="color: #339966;">tempat       : Masjid Al Falah Temblng Pesona Asri</span><br />
<span style="color: #339966;">INFO   (sms)  : 081 225 473 100</span></h3>
<h3></h3>
<h3><span style="color: #339966;"> &#8221; Utsulus Tsalatsah&#8221;</span><br />
<span style="color: #339966;">Pemateri   :Ust Abu Hanan</span><br />
<span style="color: #339966;">Waktu        : pukul 10.00WIB - selesai</span><br />
<span style="color: #339966;">tempat       :  Masjid Nurusunnah Tembalang</span><br />
<span style="color: #339966;">INFO   (sms)  : 081 225 473 100</span></h3>
<h4></h4>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>_________________<strong>OLDEST</strong>____________</p>
<p>AHAD, 15 Maret 2012 (UMUM)___</p>
<p>Pemateri   : Ust. Junaedi  (Alumnuz Markaz syeikh ibn Utsaimin, Unaizah, Qosim, Saudi Arabia)<br />
Waktu        : pukul 10.00 wib &#8211; selesai<br />
tempat       : Masjid Nurus sunnah<br />
CP   (sms)  : 081 225 473 100</p>
<p>AHAD, 11 Maret 2012 (UMUM)___</p>
<p>Pemateri   : Ust.Haris Budiatna (Pengasuh/pimipnan ponpes nurus sunnah &#8211; Semarang)<br />
Waktu        : pukul 10.00 wib &#8211; selesai<br />
tempat       : Masjid Nurus sunnah<br />
CP                 : 081 225 473 100</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SABTU, 10 Maret 2012  (umum)___</p>
<p>Pemateri   : Ust. Abu qotadah (Pengasuh/pimipnan ponpes Ihyaus sunnah &#8211; Tasikmalaya)<br />
Waktu        : pukul 08.00 wib &#8211; selesai<br />
tempat       : Masjid Imam Ahmad bin Hambal<br />
CP                 : 081 225 473 100</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>AHAD, 4 Maret 2012  (umum)___</p>
<p>Pemateri   : Ust. Abu Yasir Faqih Edy Susilo (Pengasuh/pimipnan ponpes-SD-SMP Nurussunnah)<br />
Waktu        : pukul 10.00 wib &#8211; selesai<br />
tempat       : Masjid Nurussunnah semarang<br />
CP                 : 081 225 473 100</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>AHAD, 4 Maret 2012  (umum)___</p>
<p>Pemateri   : Ust. Abidin Zuhri Lc (Pengasuh ponpes Miftahul Muhtadin Kayen-pati)<br />
Waktu        : pukul 08.30wib &#8211; selesai<br />
tempat       : Aula Yayasan Pendidikan Islam Al-Fikri kebontaman semarang<br />
CP                 : 024 &#8211; 7024 33 78 / 024 &#8211; 70225 465</p>
<p>syaikh Abdul Adzim . Dosen pasca sarjana univ. Al-Azhar kairo menyampaikan kajian/dauroh diberbagai tempat :</p>
<p>Sabtu, <strong>18 Februari 2012 (Umum)</strong><br />
TABLIGH AKBAR di Masjid Darul Amal, STAIN Salatiga<br />
“Untaian Nasehat Bagi Kaum Muslimin Indonesia”<br />
Pukul : 16:00 WIB (ba’da Ashar) – selesai</p>
<p>Selasa – Rabu, <strong>21 – 22 Februari 2012</strong><br />
di Masjid Al-Fadhl, Pesantren Islam Al-Irsyad, Tengaran<br />
Pukul : 05:30 WIB (ba’da Subuh)  – selesai      (Khusus Civitas PIA)<br />
Pukul : 10:00 WIB – selesai                            (Khusus Civitas PIA)<br />
Pukul : 18:00 WIB (ba’da Maghrib) – selesai     (Umum)</p>
<p>Jum’at, <strong>24 Februari 2012 (Umum)</strong><br />
di Masjid Kampus UGM, Yogyakarta<br />
Pukul : 16:00 WIB (ba’da Ashar) – selesai</p>
<p>Serta Kunjungan ke beberapa Pesantren, Kampus dan Masjid lainnya.<br />
Kajian Umum terbuka untuk Ikhwan dan Akhwat.<br />
Semoga Allah memudahkan dan meridhai langkah kita dalam menyebarkan Dakwah penuh barakah ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>12 FEBRUARI 2012</p>
<p>Pemateri   : Ust. Mahful Safarudin (Majalah Al Irsyad tengaran)<br />
Waktu        : pukul 10.00 &#8211; 12.00 wib<br />
tempat       : Masjid Nurussunnah jl.bulusan utara raya rt05/III Tembalang , Semarang<br />
CP                 : 081 225 473 100</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>14 JANUARI 2012_________</p>
<p>Pemateri   : Ust. Aunur Rofiq Gufron (Majalah Al furqon)<br />
Waktu        : pukul 16.00 &#8211; 18.00 wib<br />
tempat       : Masji A taqwa , Gunung Pati, Semarang<br />
CP                 : 081 225 473 100</p>
<p>15 JANUARI 2012_________</p>
<p>Kajian Rutin Masjid Nurussunnah Putra/Putri =</p>
<p>Pemateri   : Ust. Junaedi (alumnus markaz syeikh ibnu utsaimin saudi arabia)<br />
Waktu        : pukul 10.00 &#8211; 12.00 wib<br />
tempat       : Masji Nurussunnah , jl bulusan utara raya Rt 05/03 kel.Bulusan kec.Tembalang (belakang PUSKESMAS bulusan)<br />
CP                 : 081 225 473 100</p>
<p>- Sabtu, 17 Des 2011<br />
Bersama Ust. Kholid Syamhudi.<br />
dimulai Ba&#8217;da Magrib- selesai di Masjid Nurussunnah. (Tematik)<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
- Ahad, 18 Des 2011<br />
Bersama   Ust Junaedi. (alumni markaz unaizah syaikh Utsaimin) &#8220;Melanjutkan Syarah Lum&#8217;atul I&#8217;tiqod&#8221; Pkul 10.00WIB- selesai.<br />
di Masjid Nurussunnah (Belakang Puskesmas Bulusan).</p>
<p>_________________________________________________________</p>
<address>pemateri = ust . MAHFUL SYAFARUDDIN . LC (staff pengajar Al-irsyad)</address>
<address>tema         = 40 Hadits Keutamaan LAAILAAHAILLALLAAH</address>
<address>tempat     = Masjid Nurussunnah, JL. bulusan Utara Raya RT5/3 Kel.Bulusan Kec. Tembalang</address>
<address>waktu        =  25 September 2011 , Pukul 10.00 WIB &#8211; Dhuhur</address>
<p>Kajian ahad 11 september 2011</p>
<p>pemateri =Andy Bangkit</p>
<p>tema = Mendulang Faedah dari Kisah Munadharah Imam Ahmad bin Hanbal dengan tokoh mu&#8217;tazilah</p>
<p>tempat = masjid Nurussunnah jl.bulusan utara raya rt5/3 Bulusan Tembalang Semarang</p>
<p>waktu  = Ahad 11 september 2011 Pukul 10.00 WIB<br />
________________________________________________</p>
<address>Kajian ahad 12 juni 2011</address>
<address>pemateri = ustdz mahful lc</address>
<address>tema = meneladanai sahabat rosululloh shollallohu &#8216;alaihi wasallam</address>
<address>tempat = Masjid AL-FALAH tembalang pesona asri</address>
<address>Kajian sabtu 11 juni 2011</address>
<address>pemateri = ustdz muhammad wujud</address>
<address>tempat = Masjid At- taqwa Gunung Pati</address>
<address>______________________________________</address>
<address>OLDEST..</address>
<address>- KAJIAN AHAD 22 mei 2011</address>
<address>TEMA                          : Keutamaan Islam<br />
PEMATERI                :  ust. Abu Izzi (Pimpinan Madrasah Imam Ahmad Bin Hanbal)<br />
WAKTU /TEMPAT  : AHAD 22 Mei  2011 pukul 08.00 &#8211; 10.00 wib / Masjid Al-Falah Perum. Tembalang Pesona Asri</address>
<address> </address>
<address>KAJIAN AHAD 22 mei 2011<br />
TEMA                          : 40 hadits keutamaan &#8220;Lailaaha Illallah&#8221;</address>
<address>PEMATERI                :  ust. Mahful. Lc (staff pengajar ponpes Al-irsyad tengaran)<br />
WAKTU /TEMPAT  : AHAD 22 Mei  2011 pukul 10.00 &#8211; 12.00 wib / Masjid Nurussunnah &#8211; jl. bulusan utara raya rt5/3 kel.bulusan kec.tembalang semarang</address>
<address> </address>
<address>- KAJIAN JUM&#8217;AT 20 mei 2011</address>
<address> </address>
<address>TEMA                          : Al Aqidah Wasithiyah</address>
<address> </address>
<address> </address>
<address>PEMATERI                :  &#8220;ust. Abdulloh Taslim&#8221; (Alumnus s2 unv. Madinah , Saudi Arabia)WAKTU /TEMPAT  : Jum&#8217;at  20 Mei  2011 pukul 16.00WIB &#8211; selesai / Masjid Imam Syafi&#8217;i Jl. Toba no. 30 PEKALONGAN</address>
<pre>- <em>KAJIAN KAMIS 19 mei 2011</em></pre>
<address>TEMA                          : Pengaruh Iman Kepada Hari Akhir Terhadap Amalan Seorang Muslim</address>
<address>PEMATERI                :  &#8220;ust. DR muhammad nur ihsan&#8221; (Alumnus doktoral unv. Madinah , Saudi Arabia)WAKTU /TEMPAT  : Kamis  19 Mei  2011 pukul 13.00 &#8211; 15.00 WIB / Masjid Nurussunnah Jl. bulusan utara raya r<strong>t05/0</strong>3 Kel. B<strong>ulusan Kec. Tembalang</strong></address>
<address><span style="text-decoration: underline;">HADIRILAH KAJIAN ISLAMIAH</span></address>
<address> </address>
<address>bersama ust. JUNAEDI (alumni markaz syaikh soleh utsaimin, qosim, unaizah)<br />
-pada = hari AHAD 15 mei 2011 pukul 10.00 WIB &#8211; selesai<br />
-bertempat di masjid Nurussunnah jl.bulusan utara raya rt5/3 Bulusan Tembalang Semarang</address>
<address><strong>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</strong>&#8212;&#8212;-</address>
<address>HADIRILAH KAJIAN ISLAMIAH</address>
<address>bersama ust. ARIFIN BADRI ,MA (alumni s3 universitas islam madinah munawwaroh)<br />
-pada = hari kamis 21 april 2011 pukul 19.00 WIB<br />
-bertempat di masjid Nurussunnah jl.bulusan utara raya rt5/3 Bulusan Tembalang Semarang</address>
<address>_____________________________________</address>
<address>KAJIAN AHAD 17 april 2011</address>
<address>TEMA                          :  &#8220;Bentuk Kecintaan Para Sahabat Terhadap Rasululloh&#8221;</address>
<address>PEMATERI                :  ust. Bakhtiar (staff pengajar siroh nabawiyah pesantren islam Al-Irsyad)</address>
<address>WAKTU /TEMPAT  : Ahad  17 april 2011 pukul 10.00 &#8211; 12.00 WIB / Masji Nurussunnah Jl. bulusan utara raya rt05/03 Kel. Bulusan Kec. Tembalang</address>
<address>___________________</address>
<address><strong>KAJIAN AHAD 10 april 2011</strong></address>
<address>TEMA                          :  Meluruskan Pemahaman Takfir (Kaidah Hukum Dalam Mengkafirkan Seorang Muslim)</address>
<address>PEMATERI                : ust. FAWWAZ MUHAMMAD WASITHO Lc. MA</address>
<address>WAKTU /TEMPAT  : 08.00-10.00 WIB ; AHAD 10 april 2011 / masjid jami&#8217; al-utsaimin PONPES. al- ukhuwah SUKOHARJO</address>
<address>_____NEW_________________________</address>
<address><strong>KAJIAN RUTIN HARI AHAD PAGI, 3 APRIL 2011</strong></address>
<address>hari    :     Ahad, 3 April 2011</address>
<address>waktu    :    06.30 WIB – 08.00 WIB (kerja bakti) dilanjutkan</address>
<address>kajian pukul 10.00 WIB &#8211; selesai</address>
<address>tempat    :    Masjid Nurussunnah</address>
<address>pemateri    :    As Syaikh Maya hafidzahullah</address>
<address>penterjemah    :    Al Ustadz Nafi’ Zainuddin hafidzahullah</address>
<address>_____________________________</address>
<address><strong>KAJIAN, 2 APRIL 2011</strong></address>
<address>hari                :    Sabtu,2/4/11</address>
<address>waktu            :   15.00-selesai</address>
<address>tempat         :   Madrsah Imam Ahmad Bin Hambal, Perum Durenan Asri</address>
<address>pemateri     :    Ust. Abu Izzi</address>
<address>tema             :    KEHIDUPAN SURGA DUNIA</address>
<address>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
<strong><span id="more-202"></span></strong></address>
<address>TEMA                          : KEINDAHAN ASMAUL HUSNA</address>
<address>PEMATERI                : UST. ABDULLOH TASLIM, MA</address>
<address>WAKTU /TEMPAT  : 15.30-18.00 WIB ; SENIN-SELASA 28-29 MARET 2011 / MA&#8217;HAD IMAM AHMAD BIN HANBAL METESEH TEMBALANG</address>
<address>_________________________________</address>
<address>TEMA                          : KEUTAMAAN ISLAM</address>
<address>PEMATERI                : UST. ABU IZZI</address>
<address>WAKTU /TEMPAT  : 08.00-10.00 ; AHAD 27 MARET 2011 / WIB MASJID AL FALAH  PERUM.TEMBALANG  PESONA ASRI BLOK R SEMARANG</address>
<address>________________________________</address>
<address>TEMA                         : SYARH ARKANUL IMAN- SYAIKH IBN UTSAIMIN</address>
<address>PEMATERI                :UST. ABU YUSUF</address>
<address>WAKTU /TEMPAT  :10.00-12.00 ; AHAD 27 MARET 2011 / MASJID NURUSSUNNAH JL. BULUSAN UTARA SEMARANG.</address>
<address>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</address>
<address><strong>KAJIAN UMUM RUTIN PEKALONGAN :</strong></address>
<address>tema :</address>
<address>kewajiban memuliakan dan mencintai ahli bait</address>
<address>pemateri :</address>
<address>ust. Dr. ali musri (rektor STDI jember)</address>
<address>tempat/waktu  :</address>
<address>masjid imam asy syafi&#8217;i  jl. toba no. 30 PEKALONGAN &#8211; jum&#8217;at 11 maret 2011 ba&#8217;dal ashar</address>
<address>(beliau juga akan mengisi di khutbah jum&#8217;at di masjid tersebut)</address>
<address><strong>KAJIAN UMUM RUTIN GUNUNG PATI :</strong></address>
<address>tema :</address>
<address>kun salafiyan &#8216;alal jaaddah</address>
<address>pemateri :</address>
<address>ust.Aunurrofiq bin ghufron</address>
<address>tempat /waktu:</address>
<address>masjid at taqwa gunung pati, SEMARANG. sabtu 12 maret 2011 , pukul = 15.00 WIB</address>
<address>Kajian Umum di Indramayu :</address>
<address>Tema :<br />
Pernikahan Syar’i Gerbang Menuju Keluarga Sakinah</address>
<address>Pemateri :<br />
Ust. Syekh Mudrik Lc &#8211; Mudir Ma’had Al Ma’had Bekasi</address>
<address>Waktu : Ahad, 30 Mei 2010</address>
<address>Kajian Umum di Indramayu :Jam : 08.30 s/d Dhuhur</address>
<address>Tempat : Masjid Ma’had Nashirussunnah</address>
<address>Jl. Ibu Tien Suharto Km. 3 Indramayu &#8211; Jawa Barat</address>
<address>Informasi :<br />
Ust. Nasrul ‘Ulum Lc ( 0812 145 0071 )<br />
Fuad ( 0811 202 353 )<br />
Abdul Ghoni ( 0852 2416 2233 )<br />
Abu Abdillah Taufiq ( 0811 241 0 412 )</address>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurussunnah.com/informasi-kajian/informasi-kajian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Nasihat Ibnul Qayyim Untuk Bersabar Agar Tidak Terjerumus Dalam Lembah Maksiat</title>
		<link>http://nurussunnah.com/akhlaq/10-nasihat-ibnul-qayyim-untuk-bersabar-agar-tidak-terjerumus-dalam-lembah-maksiat/</link>
		<comments>http://nurussunnah.com/akhlaq/10-nasihat-ibnul-qayyim-untuk-bersabar-agar-tidak-terjerumus-dalam-lembah-maksiat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Apr 2012 13:15:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Radio Nurussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurussunnah.com/?p=759</guid>
		<description><![CDATA[Alih Bahasa: Abu Mushlih Ari Wahyudi Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Nabi dan Rasul paling mulia. Amma ba’du. Berikut ini sepuluh nasihat Ibnul Qayyim rahimahullah untuk menggapai kesabaran diri agar tidak terjerumus dalam perbuatan maksiat: Pertama, hendaknya hamba menyadari betapa buruk, hina dan rendah perbuatan maksiat. Dan hendaknya dia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alih Bahasa: Abu Mushlih Ari Wahyudi</p>
<p>Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Nabi dan Rasul paling mulia. <em>Amma ba’du.</em></p>
<p>Berikut ini sepuluh nasihat Ibnul Qayyim <em>rahimahullah</em> untuk menggapai kesabaran diri agar tidak terjerumus dalam perbuatan maksiat:</p>
<p><strong>Pertama</strong>, hendaknya hamba menyadari betapa buruk, hina dan rendah perbuatan maksiat. Dan hendaknya dia memahami bahwa Allah mengharamkannya serta melarangnya dalam rangka menjaga hamba dari terjerumus dalam perkara-perkara yang keji dan rendah sebagaimana penjagaan seorang ayah yang sangat sayang kepada anaknya demi menjaga anaknya agar tidak terkena sesuatu yang membahayakannya.</p>
<p><strong>Kedua</strong>, merasa malu kepada Allah… Karena sesungguhnya apabila seorang hamba menyadari pandangan Allah yang selalu mengawasi dirinya dan menyadari betapa tinggi kedudukan Allah di matanya. Dan apabila dia menyadari bahwa perbuatannya dilihat dan didengar Allah tentu saja dia akan merasa malu apabila dia melakukan hal-hal yang dapat membuat murka Rabbnya… Rasa malu itu akan menyebabkan terbukanya mata hati yang akan membuat Anda bisa melihat seolah-olah Anda sedang berada di hadapan Allah…</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, senantiasa menjaga nikmat Allah yang dilimpahkan kepadamu dan mengingat-ingat perbuatan baik-Nya kepadamu……</p>
<p><em>Apabila engkau berlimpah nikmat</em></p>
<p>maka jagalah, karena maksiat</p>
<p><em>akan membuat nikmat hilang dan lenyap</em></p>
<p>Barang siapa yang tidak mau bersyukur dengan nikmat yang diberikan Allah kepadanya maka dia akan disiksa dengan nikmat itu sendiri.</p>
<p><strong>Keempat</strong>, merasa takut kepada Allah dan khawatir tertimpa hukuman-Nya</p>
<p><strong>Kelima</strong>, mencintai Allah… karena seorang kekasih tentu akan menaati sosok yang dikasihinya… Sesungguhnya maksiat itu muncul diakibatkan oleh lemahnya rasa cinta.</p>
<p><strong>Keenam</strong>, menjaga kemuliaan dan kesucian diri serta memelihara kehormatan dan kebaikannya… Sebab perkara-perkara inilah yang akan bisa membuat dirinya merasa mulia dan rela meninggalkan berbagai perbuatan maksiat…</p>
<p><strong>Ketujuh</strong>, memiliki kekuatan ilmu tentang betapa buruknya dampak perbuatan maksiat serta jeleknya akibat yang ditimbulkannya dan juga bahaya yang timbul sesudahnya yaitu berupa muramnya wajah, kegelapan hati, sempitnya hati dan gundah gulana yang menyelimuti diri… karena dosa-dosa itu akan membuat hati menjadi mati…</p>
<p><strong>Kedelapan</strong>, memupus buaian angan-angan yang tidak berguna. Dan hendaknya setiap insan menyadari bahwa dia tidak akan tinggal selamanya di alam dunia. Dan mestinya dia sadar kalau dirinya hanyalah sebagaimana tamu yang singgah di sana, dia akan segera berpindah darinya. Sehingga tidak ada sesuatu pun yang akan mendorong dirinya untuk semakin menambah berat tanggungan dosanya, karena dosa-dosa itu jelas akan membahayakan dirinya dan sama sekali tidak akan memberikan manfaat apa-apa.</p>
<p><strong>Kesembilan</strong>, hendaknya menjauhi sikap berlebihan dalam hal makan, minum dan berpakaian. Karena sesungguhnya besarnya dorongan untuk berbuat maksiat hanyalah muncul dari akibat berlebihan dalam perkara-perkara tadi. Dan di antara sebab terbesar yang menimbulkan bahaya bagi diri seorang hamba adalah… waktu senggang dan lapang yang dia miliki… karena jiwa manusia itu tidak akan pernah mau duduk diam tanpa kegiatan… sehingga apabila dia tidak disibukkan dengan hal-hal yang bermanfaat maka tentulah dia akan disibukkan dengan hal-hal yang berbahaya baginya.</p>
<p><strong>Kesepuluh</strong>, sebab terakhir adalah sebab yang merangkum sebab-sebab di atas… yaitu kekokohan pohon keimanan yang tertanam kuat di dalam hati… Maka kesabaran hamba untuk menahan diri dari perbuatan maksiat itu sangat tergantung dengan kekuatan imannya. Setiap kali imannya kokoh maka kesabarannya pun akan kuat… dan apabila imannya melemah maka sabarnya pun melemah… Dan barang siapa yang menyangka bahwa dia akan sanggup meninggalkan berbagai macam penyimpangan dan perbuatan maksiat tanpa dibekali keimanan yang kokoh maka sungguh dia telah keliru.</p>
<p>***</p>
<p>(Diterjemahkan dari artikel berjudul <em>‘Asyru Nashaa’ih libnil Qayyim li Shabri ‘anil Ma’shiyah</em>, www.ar.islamhouse.com)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurussunnah.com/akhlaq/10-nasihat-ibnul-qayyim-untuk-bersabar-agar-tidak-terjerumus-dalam-lembah-maksiat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mereka Berebut Sayap Seekor Nyamuk!</title>
		<link>http://nurussunnah.com/akhlaq/mereka-berebut-sayap-seekor-nyamuk/</link>
		<comments>http://nurussunnah.com/akhlaq/mereka-berebut-sayap-seekor-nyamuk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Mar 2012 05:59:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Radio Nurussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlaq]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurussunnah.com/?p=733</guid>
		<description><![CDATA[Dunia memang selalu menggoda. Dunia selalu tampak indah dan menawan. Ia cantik mempesona dan memikat hati banyak manusia. Namun, dunia juga merupakan cobaan, untuk menguji siapa di antara hamba Allah yang beriman dan siapa yang tidak. (QS. Al Kahfi: 7 dan QS. Al Mulk: 2) Sebenarnya, banyak orang yang telah memahami hakikat dunia ini, namun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dunia memang selalu menggoda. Dunia selalu tampak indah dan menawan. Ia cantik mempesona dan memikat hati banyak manusia.</p>
<p>Namun, dunia juga merupakan cobaan, untuk menguji siapa di antara hamba Allah yang beriman dan siapa yang tidak. (QS. Al Kahfi: 7 dan QS. Al Mulk: 2)</p>
<p>Sebenarnya, banyak orang yang telah memahami hakikat dunia ini, namun masih banyak pula yang terjebak di dalamnya. Yang paling menyedihkan adalah, orang yang tidak mengerti sama sekali hakikat dunia. Mereka adalah orang-orang yang terombang-ambing dalam pusaran gelombang hawa nafsu yang sengaja dipasang oleh setan untuk dijadikan perangkap dalam menyesatkan manusia. Padahal harga dunia seisinya telah digambarkan oleh Nabi <em>shallallahu’alaihiwasallam </em>dalam sabdanya,</p>
<p>“لَوْ كَانَتْ الدُّنْيَا تَعْدِلُ عِنْدَ اللَّهِ جَنَاحَ بَعُوضَةٍ؛ مَا سَقَى كَافِرًا مِنْهَا شَرْبَةَ مَاءٍ”.</p>
<p><em><br />
“Andaikan dunia di sisi Allah seharga sayap seekor nyamuk; niscaya Allah tidak akan memberikan seteguk air pun untuk orang kafir”. </em>HR. Tirmidzy dari Sahl bin Sa’ad <em>radhiyallahu’anhu </em>dan <em>isnad</em>nya dinyatakan sahih oleh al-Hakim.</p>
<p>Sayap seekor nyamuk, siapa yang mau? Diberi gratispun kita tidak mau. Namun anehnya tidak sedikit di antara manusia yang mati-matian berebut sayap nyamuk tersebut, bahkan sampai mempertaruhkan surga mereka sekalipun! Berikut beberapa contoh praktek nyatanya:</p>
<p><strong>1. Mengorbankan tali silaturrahim karena berebut warisan.</strong></p>
<p>Dari Jubair bin Muth’im bahwa Rasulullah <em>shallallahu’alaihiwasallam </em>bersabda,</p>
<p>“لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ”.</p>
<p><em>Tidak akan masuk surga pemutus (silaturrahim)”. </em>HR. Bukhari dan Muslim.<br />
<strong><br />
2. Menghalalkan segala cara demi meraih kursi panas jabatan.</strong></p>
<p>Rasulullah <em>shallallahu’alahiwasallam </em>menasehatkan,</p>
<p>“لَا تَسْأَلْ الْإِمَارَةَ! فَإِنَّكَ إِنْ أُوتِيتَهَا عَنْ مَسْأَلَةٍ وُكِلْتَ إِلَيْهَا، وَإِنْ أُوتِيتَهَا مِنْ غَيْرِ مَسْأَلَةٍ أُعِنْتَ عَلَيْهَا</p>
<p>“.<br />
<em><br />
“Janganlah meminta-minta jabatan, sebab jika engkau mendapatkan suatu jabatan lantaran permintaan darimu niscaya engkau tidak akan mendapatkan pertolongan dari Allah ta’ala. Namun jika engkau mendapatkannya bukan karena permintaan darimu niscaya engkau akan mendapatkan bantuan (dari Allah ta’ala) dalam mengembannya”. </em>HR. Bukhari dan Muslim dari Abdurrahman bin Samurah <em>radhiyallahu’anhu</em>.<br />
<strong><br />
3. Mengorbankan prinsip-prinsip agama untuk menjaga kedudukan sosial.</strong></p>
<p>Allah <em>ta’ala</em> menggambarkan akibat perilaku tersebut dalam firman-Nya,</p>
<p>“أُولَئِكَ الَّذِينَ اشْتَرَوُا الْحَيَاةَ الدُّنْيَا بِالْآَخِرَةِ فَلَا يُخَفَّفُ عَنْهُمُ الْعَذَابُ وَلَا هُمْ يُنْصَرُونَ”.</p>
<p>Artinya: <em>“Mereka itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat. Maka tidak akan diringankan azabnya dan mereka tidak akan ditolong”. </em>QS. Al-Baqarah: 86.</p>
<p dir="rtl"> Pesantren “Tunas Ilmu” Kedungwuluh Purbalingga, 14 Dzulhijjah 1431 / 10 November 2011</p>
<p style="text-align: left;" dir="rtl">sumber  :  http://tunasilmu.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurussunnah.com/akhlaq/mereka-berebut-sayap-seekor-nyamuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadwal Siaran Nurussunnah 107.7 FM (Sedang diRevisi)</title>
		<link>http://nurussunnah.com/umum/jadwal-siaran-nurussunnah-107-7-fm/</link>
		<comments>http://nurussunnah.com/umum/jadwal-siaran-nurussunnah-107-7-fm/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Mar 2012 03:58:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Radio Nurussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurussunnah.com/?p=609</guid>
		<description><![CDATA[Silahkan Klik Untuk Memperbaesar : &#160; &#160; JADWAL RADIO NURUSSUNNAH FM 107.7 Mhz Wibesite : http://www.nurussunnah.com/ Layanan On Air : 024 70701077 Infaq operasional : E-mail : radio.nurussunnah@yahoo.com sms : 081 225 473 100 Bank MANDIRI No. 136 00 07148742 a/n Perkumpulan Radio Komunitas Nurussunnah WAKTU AHAD SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT SABTU 05.30-07.00 Ust. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Silahkan Klik Untuk Memperbaesar :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<table class="tableizer-table" width="578">
<tbody>
<tr class="tableizer-firstrow">
<th></th>
<th></th>
<th>JADWAL RADIO NURUSSUNNAH FM 107.7 Mhz</th>
<th></th>
<th></th>
<th></th>
<th></th>
<th></th>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
<td>Wibesite : http://www.nurussunnah.com/</td>
<td></td>
<td>Layanan On Air :</td>
<td>024 70701077</td>
<td>Infaq operasional :</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
<td>E-mail : radio.nurussunnah@yahoo.com</td>
<td></td>
<td>sms :</td>
<td>081 225 473 100</td>
<td>Bank MANDIRI No. 136 00 07148742 a/n Perkumpulan Radio Komunitas Nurussunnah</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>WAKTU</td>
<td>AHAD</td>
<td>SENIN</td>
<td>SELASA</td>
<td>RABU</td>
<td>KAMIS</td>
<td>JUMAT</td>
<td>SABTU</td>
</tr>
<tr>
<td>05.30-07.00</td>
<td>Ust. Faqih</td>
<td>Ust. Arman Amri</td>
<td>Ust. Abdul Hakim</td>
<td>Ust. Badrussalam</td>
<td>Ust. Abd Taslim</td>
<td>Ust. Nur Ihsan</td>
<td>Ust. Yazid Jawwas</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td>Mencetak Generasi Rabbani (SL)</td>
<td>aqidah Awalan Law Kanu Ya&#8217;lamun (SR)</td>
<td>Telah datang Zamannya (SR)</td>
<td>Mukhtasor Minhaj Al-qosidin (SR)</td>
<td>Kajian Tematik (SR)</td>
<td>Manhaj Aqidah Imam Syafi&#8217;i(SR)</td>
<td>Syarah Aqidah (SR)</td>
</tr>
<tr>
<td>07.00-08.00</td>
<td>Ust. Yazid Jawwas</td>
<td>Bp Muchlas Yusak</td>
<td>SD/SMP NS</td>
<td>Ust. Teguh</td>
<td>Ust. Nursidin</td>
<td>SD/SMP NS</td>
<td>Ust. Nursidin</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Membangun Karakter Bangsa</td>
<td>Kreatifitas Anak Sholih (SL)</td>
<td>Muqorror Aqidah Lilmubtadiin (SL)</td>
<td>Amtsilati (SL)</td>
<td>Kreatifitas Anak Sholih (SL)</td>
<td>Arbain Nawawi [Basa Jawa] (SL)</td>
</tr>
<tr>
<td>09.00-11.00</td>
<td>10.00-12.00</td>
<td>Ust. Yazid Jawwas</td>
<td>Ust. Yazid Jawwas</td>
<td>Ust. Shaleh Hadromi</td>
<td>Ust. Badrusslam</td>
<td>Ust. Aunurrofiq</td>
<td>Ust. Abu Qotadah</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td>Kajian Ilmiyah Tiap Ahad (SL)</td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Syarah Umdatul Ahkam (SR)</td>
</tr>
<tr>
<td>13.00-15.00</td>
<td>Ust. Abdul Hakim</td>
<td>Ust. Armen Halim</td>
<td>Ust. Abu Zubair</td>
<td>Ust. Abu Qotadah</td>
<td>Syaikh AbdurRozaq</td>
<td></td>
<td>Ust. Firannda</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Untaian Mutiara Nasihat (SU)</td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Siirah Nabawiyyah (SR)</td>
</tr>
<tr>
<td>16.00-17.30</td>
<td></td>
<td>Ust. Abu Umair</td>
<td>Ust. Mahfudz Umri</td>
<td>Ust. Abu Izzi</td>
<td>Ust. Subkhi</td>
<td>Ust. Abu Haidar</td>
<td>Ust. Arifin Badri</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Fiqih Ibadah (SL)</td>
<td>Tazkiyatun Nufs (SR)</td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Panduan Tajwid (SL)</td>
<td>Tiga Landasan Utama (SR)</td>
<td>Safinatun Najah (SR)</td>
</tr>
<tr>
<td>18.00-19.00</td>
<td>Ust. Badrussalam</td>
<td>Syaikh AbdurRozaq</td>
<td>Ust. Shaleh Hadromi</td>
<td>Ust. Abu Zubair</td>
<td>Ust. Armen Halim</td>
<td>Ust. Badrussalam</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td>Silsilah Hadist Shohih (SR)</td>
<td>Untaian Mutiara Nasihat (SR)</td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
<td>Tafsir Misbahul Munir (SR)</td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
</tr>
<tr>
<td>19.30-20.30</td>
<td>Syaikh AbdurRozaq</td>
<td>Ust Haris Budiatna</td>
<td>Ust. Abu Umair</td>
<td>Ust. Wahyudi</td>
<td>Ust. Faqih</td>
<td>Ust. Abu Hani</td>
<td>Ust. Abu Zubair</td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td>Untaian Mutiara Nasihat (SR)</td>
<td>Fiqih Zakat (SL)</td>
<td>Bahjatun Nadhirin (SL)</td>
<td>Bunga Rampai Mahasiswa (SL)</td>
<td>Baitii Jannatii (SL)</td>
<td>Hilyatu Tolabil Ilmi (SL)</td>
<td>Kajian Tematik (SU)</td>
</tr>
<tr>
<td>Ket:</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>(SR)</td>
<td>Live dari Radio Rodja 756</td>
<td></td>
<td>(SU)</td>
<td>Siaran Ulang</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>(SL)</td>
<td>Live studio Radio Nurussunnah (Hijau)</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>NB</td>
<td>Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu</td>
<td></td>
<td>Frekuensi 107.7 FM untuk wilayah Tembalang dan sekitarnya</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td>*Kajian islamiyah dapat di akses melalui Hp flexi anda dengan menekan * 55 * 411077 lalu OK/CALL/YES</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td>atau website WWW.NURUSSUNNAH.com</td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurussunnah.com/umum/jadwal-siaran-nurussunnah-107-7-fm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Download Kajian Nahwu &#8220;AMSILATI&#8221;</title>
		<link>http://nurussunnah.com/download-kajian-nurussunnah/download-kajian-nahwu-amsilati/</link>
		<comments>http://nurussunnah.com/download-kajian-nurussunnah/download-kajian-nahwu-amsilati/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Mar 2012 15:25:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Radio Nurussunnah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Download Kajian Nurussunnah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nurussunnah.com/?p=775</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#160; Program acara Radio 107.7 Nurussunnah FM pada tiap hari kamis pagi pukul 09.00 WIB yang membahas tentang metode membaca kitab kuning  dan bahasa arab tanpa harokat, yang dibimbing oleh Ustad Nursidin HD. &#160; Amtsilati membentuk frame berpikir untuk memahami bahasa Arab. Di dalamnya terdapat rumusan sistematis untuk mengetahui bentuk atau kedudukan kata tertentu. Hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://vectorise.net/vectorworks/logos/Islamic/download/Bismillah%2006.png" alt="" width="300" height="122" /></p>
<h5>Program acara Radio 107.7 Nurussunnah FM pada tiap hari kamis pagi pukul 09.00 WIB yang membahas tentang metode membaca kitab kuning  dan bahasa arab tanpa harokat, yang dibimbing oleh Ustad Nursidin HD.</h5>
<p>&nbsp;</p>
<p>Amtsilati membentuk frame berpikir untuk memahami bahasa Arab. Di dalamnya terdapat rumusan sistematis untuk mengetahui bentuk atau kedudukan kata tertentu. Hal ini dapat dilihat pada rumus utama isim dan fi’il atau tabel. Plus rumus tambahan seperti bayangan dhamīr untuk mengetahui jenis atau kata tertentu; penyaringan melalui dzauq (nilai rasa) dan siyāqul kalām (konteks kalimat).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Amtsilati adalah metode pembelajaran bahasa Arab yang sangat praktis. Rumus-rumusnya begitu simple dan sistematis. Analisis gramatikal bahasa Arabnya diselesaikan melalui penyaringan dan pentarjihan. Rahasia utamanya terdapat pada dua buku pegangan khusus yang hukumnya wajib dihafal. Dua buku khusus tersebut yaitu “Rumus Qaidati” dan “Khulashah”. Hafalan dua buku khusus ini akan menjadi pengikat ingatan santri dalam memahami gramatikal bahasa Arab pada praktek penerapan rumusnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ul>
<li><a class="downloadlink" href="http://nurussunnah.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=2" title=" downloaded 189 times" >Kajian Amsilati bab Ism Maf'ul (189)</a></li>
<li><a class="downloadlink" href="http://nurussunnah.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=13" title=" downloaded 29 times" >Ust Nursidin - "Amsilati" bab Ism Jamid (29)</a></li>
<li><a class="downloadlink" href="http://nurussunnah.com/wp-content/plugins/download-monitor/download.php?id=17" title=" downloaded 22 times" >ust Nursidin - Goiru Munshorib2 (22)</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nurussunnah.com/download-kajian-nurussunnah/download-kajian-nahwu-amsilati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

